Akan Segera Dibuka, Ini yang Dilakukan Taman Bermain Disneyland di Era New Normal

Akan Segera Dibuka, Ini yang Dilakukan Taman Bermain Disneyland di Era New Normal

Akan Segera Dibuka, Ini yang Dilakukan Taman Bermain Disneyland di Era New Normal

Wanitaindonesia.co - Mendatangi Walt Disney World dan Disneyland akan terasa berlainan. Alasannya, sehabis pandemi COVID- 19, halaman main ini akan mempraktikkan beberapa peraturan terkini yang bisa jadi akan mempengaruhi antusiasme para wisatawan dalam menikmati sarana yang ditawarkan.


Sehabis memublikasikan konsep awal kembali halaman hiburan Walt Disney World dan Disneyland di Amerika Sindikat dengan cara berangsur- angsur mulai 11 Juli, industri memutuskan langkah- langkah proteksi kesehatan dan keamanan ekstra untuk pekerja ataupun pengunjung. Mulai dari penurunan kapasitas, pengecekan temperatur badan sampai persyaratan untuk menggunakan masker.


Sesungguhnya, konsep awal kembali halaman hiburan kepunyaan Disney itu luang memunculkan kritik. Apalagi ribuan orang sudah memaraf petisi untuk menekan Disney menunda pembukaannya untuk mencegah pekerja ataupun wisatawan. Biarpun begitu, industri berterus terang kalau aturan kesehatan yang akan dicoba itu telah lumayan mencegah pekerja ataupun pengunjung yang akan menikmati halaman hiburan.


Bagi beberapa ahli akan terdapat sebagian hal yang berganti terjalin di halaman hiburan sesudah pandemi. Misalnya, halaman hiburan akan jadi lebih hening dari umumnya.


"Disney akan menghalangi wisatawan halaman hiburan mereka untuk menolong kurangi dampak gerombolan," ucap Scott Smith, guru besar di University of South Carolinas College of Hospitality, Retail and Sports Management.


Sarana dan atraksi- atraksi yang ada akan dibatasi kapasitasnya untuk kurangi kepadatan. Kegiatan melihat bunga api, ambalan ataupun pertunjukkan lainnya- yang umumnya menarik gerombolan orang- mungkin akan ditangguhkan sedangkan.


Tidak hanya itu, diprediksikan Disney pula akan lebih banyak memakai layanan berplatform tehnologi. Misalnya memakai antrean virtual, menu santapan digital ataupun mewajibkan pembayaran cashless, yang tertuju untuk kurangi terdapatnya kontak raga ataupun kemeriahan. (tas)

Load comments