Ingin Melakukan Pernikahan Virtual? Ini Hal-Hal yang Perlu Diketahui

Ingin Melakukan Pernikahan Virtual? Ini Hal-Hal yang Perlu Diketahui

Ingin Melakukan Pernikahan Virtual? Ini Hal-Hal yang Perlu Diketahui


Wanitaindonesia.co - Di tengah pandemi COVID- 19 ini, pasti saja tidak bisa jadi melakukan perkawinan dengan mengundang banyak pengunjung. Tetapi gimana jadinya jika kita telah merancang perkawinan semenjak jauh- jauh hari?


Jika dibatalkan, akan membuat Kamu cedera besar. Juga jika senantiasa dilangsungkan dengan memperkenalkan banyak pengunjung, malah akan jadi bencana untuk kesehatan banyak orang.


Jika Kamu tidak mau menghapuskan dan senantiasa menginginkan perkawinan di tengah pandemi COVID- 19, bisa jadi ini waktunya berpindah ke perkawinan virtual. Apa saja yang perlu direncanakan?


Siapa yang wajib diundang ke perkawinan virtual?


Kala tidak banyak pengunjung ajakan yang dapat Kamu undang di tengah pandemi ini, hingga pertanyaannya merupakan untuk siapakah perkawinan ini? Dengan demikian ini, kita dapat kembali merenungkan siapa yang akan kita undang untuk melihat seremoni perkawinan.


Ini merupakan peluang yang bagus untuk membuat perkawinan Kamu lebih inklusif dari konsep dini Kamu, sebab tidak terdapat lagi batasan raga untuk dapat mendatangi seremoni perkawinan virtual.


Apa yang bisa Kamu jalani jika mau menikah pada bertepatan pada khusus?


Walaupun esoknya perkawinan virtual terasa berlainan dari perkawinan yang Kamu harapkan, namun Kamu sedang dapat menikah pada bertepatan pada yang telah direncanakan semenjak lama. Contoh, Kamu mau menikah di bertepatan pada menawan sebab mempunyai arti yang berarti untuk Kamu dan pendamping, hingga senantiasa jalani seperti konsep dini.


Bertepatan pada yang Kamu tetapkan tidak perlu berganti. Hal yang berganti cumalah catatan pengunjung, tempat perkawinan, sampai lapisan kegiatan. Kamu juga sedang senantiasa dapat menikah di hari yang eksklusif. 



Apa yang wajib dicoba untuk mengganti lapisan kegiatan?


Seremoni perkawinan pada biasanya terdiri dari akad berjodoh, perjamuan yang penuh dengan barisan adat- istiadat, makanan- makanan, dimeriahkan dengan live music sampai tahap gambar bersama. Hingga dengan diadakannya perkawinan virtual, lapisan kegiatan perlu terdapat pergantian.


Selaku ilustrasi, barisan adat- istiadat yang jauh, yang biasanya dicoba pada seremoni perkawinan, dipangkas jadi lebih simpel. Ataupun Kamu dapat pembaruan dengan menginformasikan pada pengunjung ajakan untuk membagikan catatan pada kedua pengantin, yang esoknya dapat dibacakan sebagian di antara lain dikala live berjalan.


Intinya, Kamu dapat mengganti lapisan kegiatan sefleksibel dan seinovatif bisa jadi cocok yang Kamu harapkan. Cuma saja janganlah hingga mengaitkan pertemuan langsung yang menimbulkan terdapatnya kemeriahan.


Gimana membuat keakraban dan kekompakkan dengan cara online kala tamu- tamu tidak silih tahu?


Bisa jadi akan susah mengenalkan seluruh pengunjung ajakan satu persatu dengan cara online, terlebih jika pengunjung yang akan muncul dalam jumlah yang sangat banyak. Untuk memperkenalkan kekompakkan dalam perkawinan virtual, Kamu dapat membuat suatu yang dapat dicoba bersama- sama dikala perkawinan berjalan.


Misalnya, Kamu dapat memohon para pengunjung ajakan menggunakan pakaian dengan warna senada, yang tadinya sudah Kamu tetapkan. Ataupun, dalam lapisan kegiatan, Kamu dapat memohon seluruh pengunjung ajakan untuk menyanyikan lagu( yang pasti saja telah didetetapkan terlebih dulu tadinya) dengan cara online bersama- sama untuk kedua pengantin.


Cara- cara seperti ini akan membuat perkawinan virtual terasa lebih menarik dan hangat. Dan pasti saja membagikan opini yang tidak akan terabaikan. (tas)

Load comments