1.105 Warga Ile Boleng Kehilangan Tempat Tinggal

1.105 Warga Ile Boleng Kehilangan Tempat Tinggal

1.105 Warga Ile Boleng Kehilangan Tempat Tinggal


Wanitaindonesia.co - Sebesar 1.105 jiwa masyarakat Dusun Nelelamadike, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, kehabisan tempat bermukim dampak bencana tanah gugur.

Ketua Regu Posko Nelelamadike, Servulus Satel Demoor, berkata masyarakat itu berawal dari 3 dusun di Kecamatan Ile Boleng, di antara lain Nelelamadike sebesar 645 orang, Nobo sebesar 363 orang, dan Neleblolong sebesar 7 orang.

Dusun Nelelamadike ataupun yang populer di golongan masyarakat dengan gelar Desa Lamanele itu jadi posisi terparah yang diterjang tanah gugur.

" Sebesar 55 orang dari keseluruhan 645 orang meninggal dunia, satu yang lain sedang dalam pencarian. Masyarakat yang luka- luka sebesar 34 orang. Seluruhnya di Dusun Nelelamadike," ucap Servulus, Jumat( 9/ 4/ 2021).

Korban meninggal dari golongan bocah dan bayi sebesar 8 orang, golongan kanak- kanak 7 orang, golongan anak muda 6 orang, berusia sebesar 19 orang dan lanjut usia 16 orang.

Tanah gugur diiringi tendangan bebatuan dari lereng Gunung Ile Boleng pula mengganggu keseluruhan 50 dari keseluruhan 318 rumah masyarakat di Dusun Nelelamadike, 10 bagian di antara lain cacat berat, 9 bagian cacat enteng dan 31 bagian terkubur tanah gugur dan batu.

Di posisi yang serupa, sebesar 2 jembatan dan 2 jalur biasa dikabarkan hadapi kehancuran.

Rumah cacat pula dikabarkan terjalin di Dusun Nobo. 14 bagian cacat berat dan 23 bagian yang lain cacat enteng." Dusun Neleblolong terdapat 2 rumah yang terkubur," tuturnya.

Ribuan masyarakat yang saat ini kehabisan tempat tinggalnya mengungsi di 10 tempat penampungan sedangkan yang terhambur di Kecamatan Ile Boleng.

"Posisi pengungsian terdapat di SDN Nelelamadike, Gedung Dusun Nelelamawangi 1 dan 2, rumah masyarakat Nelelamadike, Dusun Neleblolong, Dusun Duablolong, Dusun Lewopao, Dusun Melalui, Dusun Watomae, dan Dusun Harubala," tuturnya.

Sampai dikala ini satu orang lenyap di Dusun Nelelamadike sedang dalam cara pencarian oleh regu gabungan TNI- Polri bersama Basarnas. (tas)

Load comments