Setelah Delta, Kini Muncul Virus Corona Varian Delta Plus

Setelah Delta, Kini Muncul Virus Corona Varian Delta Plus

Setelah Delta, Kini Muncul Virus Corona Varian Delta Plus

Wanitaindonesia.coVirus corona varian delta terbukti sangat menular, sehingga kewaspadaan publik menjadi semakin tinggi. Belum usai urusan dengan varian tersebut, sekarang muncul varian delta plus, yang juga dikenal sebagai B.1.617.2.1 atau AY.1. Varian ini telah terdeteksi di lebih dari 11 negara, termasuk Indonesia, tepatnya di dua provinsi, yaitu Jambi dan Sulawesi Barat. Informasi tersebut telah dikonfirmasi oleh Lembaga Biologi Molekuler Eijkman. Namun, tiga kasus positif COVID-19 yang terinfeksi varian delta plus di Indonesia sudah dinyatakan sembuh. 

Apa sebenarnya perbedaan antara varian delta dan delta plus? 
 
Delta plus merupakan turunan dari varian delta, yang mengalami mutasi tambahan, K417N, pada protein lonjakan virus. Protein tersebut memungkinkan terjadinya infeksi pada sel-sel sehat. Mutasi ini juga ditemukan pada varian beta dan gamma, yang pertama kali diidentifikasi oleh peneliti di Afrika Selatan dan Brasil.
 
Mengutip laman Kompas, gejala umum yang ditimbulkan oleh virus varian delta plus adalah batuk kering, kelelahan, dan demam. Pasien bergejala agak parah bisa mengalami sesak napas, sakit perut, ruam kulit, perubahan warna jari kaki, sakit tenggorokan, anosmia, dan sakit kepala.
 
Kepala peneliti WHO, Dr Soumya Swaminathan, menegaskan kembali, paling tidak varian delta dua kali lebih menular daripada varian lain. Ketika seseorang terpapar varian delta, kemungkinan besar ia juga menularkannya pada beberapa orang sekaligus. Dan, varian delta plus lebih berbahaya daripada varian delta dan lebih kebal terhadap obat-obatan. Hal ini terjadi karena varian delta plus memiliki mutasi lain. Namun, WHO menyebutkan bahwa varian tersebut hanya menyumbangkan sebagian kecil dari keseluruhan kasus. 

Prof. Wiku Adisasmito, juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, mengatakan, pemerintah sedang menyiapkan rencana untuk mengantisipasi varian delta plus. Menurutnya, karena bukan makhluk hidup, virus hanya dapat memperbanyak diri pada inang yang hidup, misalnya manusia. Dalam proses memperbanyak diri, virus dapat bermutasi dan menghasilkan varian baru. Karena itu, cara terbaik adalah menghindari masuknya virus ke dalam tubuh dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan. 

Selain menerapkan aturan pembatasan mobilitas warga, pemerintah juga berusaha mencegah penularan varian delta plus dengan percepatan vaksinasi nasional. Prof. Wiku menegaskan, peluang terbentuknya varian baru COVID-19 pada orang yang sudah divaksinasi lebih rendah dibandingkan orang yang belum divaksin.  

Siapa yang belum divaksin? Yuk, segera daftar ke sentra vaksinasi. (wi)

Amuk Suami Selingkuh, Istri di Makassar Nekat Tikam Pelakor di Parkiran Salon

Amuk Suami Selingkuh, Istri di Makassar Nekat Tikam Pelakor di Parkiran Salon

Amuk Suami Selingkuh, Istri di Makassar Nekat Tikam Pelakor di Parkiran Salon




Wanitaindonesia.co - Belum lama ini viral di media sosial, video CCTV yang mengungkap aksi istri sah menikam wanita diduga pelakor, Bunda. Peristiwa ini terjadi di Jalan Boulevard, Kacamatan Panukkang, Makassar, pada Kamis (29/7/2021) siang.

Video CCTV yang berdurasi dua menit itu tersebar di media sosial, salah satunya akun Instagram @lambeturahmakassar. Di video tampak wanita diduga keluar dari sebuah klinik kecantikan.

Dalam video, terlihat istri sah menunggu pelakor itu keluar dan langsung menghampiri wanita tersebut. Keduanya tampak terlibat adu mulut dan pertengkaran yang diduga meributkan soal selingkuh. Kejadian itu mengundang perhatian orang sekitar untuk menengahi mereka.

Situasi memanas, istri sah kemudian berusaha menjambak pelakor dan terjadilah penikaman. Dalam kondisi mencekam itu, juru parkir dan warga memisahkannya dan mengambil pisau dapur yang dipakai, Bunda.

Mengutip informasi dari caption @lambeturahmakassar, Rian merupakan juru parkir di lokasi kejadian. Ia mengaku melihat persis aksi penikaman itu. Rian mengaku sempat menghalau pelaku (istri sah) lantaran berusaha melakukan penikaman berulang kali.

"Dua kali ditikam, pas ketiga kalinya saya tangkis. Pegang tangannya baru putar," ucap Rian kepada polisi.

"Jatuh pisau, dia (istri sah) mau ambil lagi, tapi saya bilang, 'Sudah Bu'. Tiga kali ditikam bagian sininya (pinggang wanita terduga pelakor)," ujar Rian.Saat pisau berhasil dijatuhkan, istri sah rupanya mau mengambilnya lagi untuk menikam korbannya. Namun, juru parkir berhasil mengamankan pisau dapur tersebut.

KONDISI ISTRI SAH DAN WANITA TERDUGA PELAKOR
Ilustrasi perselingkuhan/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Thiago Santos

Atas kejadian tersebut, polisi setempat sudah mengamankan pelaku dan mengatakan akan diproses hukum, Bunda. Istri sah diamankan dengan dugaan tindak penganiayaan dengan menggunakan pisau.

Pihak kepolisian juga membenarkan bahwa motif wanita itu menikam korban lantaran dugaan perselingkuhan, Bunda. "Korban adalah orang yang diduga punya hubungan dengan suami pelaku (HS)," kata Andi.

Sementara, Andi mengungkap bahwa kondisi wanita terduga pelakor itu dalam keadaan selamat. Namun, sedang terbaring dan dirawat di rumah sakit.

Pihak kepolisian juga akan melakukan penyelidikan lanjutan terkait kasus penikaman ini. Duh, semoga kasusnya diusut tuntas ya, Bunda, agar keduanya sama-sama mendapat keadilan.

Bicara soal suami selingkuh, ada kiat yang bisa diperhatikan istri jika memang ingin mempertahankan rumah tangganya. Berikut kiatnya:

1. Jangan bicara sampai tenang

Setelah Bunda mengetahui perselingkuhan itu, tentu saja Bunda akan marah. Meskipun Bunda tidak bisa menahan diri untuk marah, Bunda tetap perlu hati-hati.

Saat keadaan panas, terkadang ada kata-kata yang tidak dapat diungkapkan dan mungkin akan Bunda sesali seumur hidup. Bunda hanya akan mengatakan hal-hal menyakitkan.

2. Beri ruang

Ketika kepercayaan pada pasangan sudah hancur, Bunda akan berpikir segalanya sudah berakhir. Bunda mungkin tergoda untuk memaafkan dan kembali menghabiskan waktu bersama. Nyatanya, ini hal yang salah.

Melepaskan pandangan dari pasangan akan sangat penting untuk Bunda, nih. Bunda perlu memberi ruang pada diri sendiri agar pikiran kembali jernih.

3. Belajar memaafkan

Selama Bunda memberi ruang untuk berpikir, coba tanyakan pada diri sendiri apakah Bunda mampu untuk memaafkannya. Pertanyaan ini sangat penting karena menyimpan dendam tidak akan membantu.

Selingkuh memang sulit dimaafkan, terlebih jika sudah terjadi berulang kali. Tapi langkah awal yang harus diambil adalah pengampunan. Belajar untuk kembali percaya adalah langkah selanjutnya.

4. Mulailah bersahabat

Mengharapkan hubungan Bunda kembali seperti semula mungkin adalah hal yang sulit terjadi. Alih-alih langsung beralih ke hubungan awal, cobalah untuk mulai persahabatan.

Dengan bersahabat, Bunda akan fokus pada kepercayaan dan rasa hormat yang ia berikan.

5. Tetap melakukan percakapan

Begitu perasaan marah dan frustrasi mereda, Bunda bisa kembali ke rutinitas lama nih, seperti berbincang santai dengan suami. Komunikasi dalam pernikahan tentu tetap penting untuk menjaga keharmonisan. Ungkapkan perasaan Bunda baik-baik, serta perbincangkan lagi soal rasa percaya yang mungkin kembali tumbuh.

Bunda dan suami juga bisa menyisihkan waktu dalam seminggu untuk membiarkan apa yang telah terjadi. Karena kepercayaan tetap harus dibangun kembali setelah kejadian itu. 

Kapolsek Panakkukang, AKP Andi Ali Surya mengatakan, pihaknya telah mengamankan istri sah yang menjadi pelaku penikaman, Bunda.

"Betul, Polsek Panakukkang telah berhasil mengamankan seorang wanita dengan inisial HS," kata AKP Andi Ali Surya, dilansir InsertLive.

Uki Eks NOAH Bilang Musik Haram & Pintu Maksiat, Rhoma Irama Buka Suara

Uki Eks NOAH Bilang Musik Haram & Pintu Maksiat, Rhoma Irama Buka Suara

Uki Eks NOAH Bilang Musik Haram & Pintu Maksiat, Rhoma Irama Buka Suara




Wanitaindonesia.coPernyataan Uki eks NOAH tentang musik dan agama rupanya mengundang kontroversi, Bunda. Eks gitaris NOAH yang memutuskan berhijrah itu menyebut bahwa profesinya dulu lekat dengan kemaksiatan dan musik haram.

Berangkat dari alasan tersebut, Uki akhirnya memutuskan berhenti lantaran profesi sebagai musisi tidak bisa dibanggakan di hadapan Allah SWT. Uki mengungkap hal tersebut dalam sebuah video.

Pada awal video, Uki membahas soal penyesalan di akhir hayat. Ia juga mengingatkan kaum muda untuk memperbanyak ilmu agama agar bisa bermanfaat di dunia dan akhirat kelak.


"Semua orang di akhir hayatnya pasti ingin dekat sama Allah, tapi yang jadi masalah adalah di akhir hayatnya saja. Ketika kita di akhir hayat kita sudah mau dekat sama Allah pasti kita banyak penyesalan, 'aduh coba saja saya dulu hapalin Alquran, coba saja saya dulu sudah haji' itu penyesalan akan datang di akhir," kata Uki di channel YouTube Belajar Sunnah.

Uki mengingatkan, selagi masih muda banyak sekali amalan-amalan yang nantinya di usia tua akan sulit bahkan tidak bisa dikerjakan. Akan tetapi, menurutnya, ada fadilah buat mereka yang berniat untuk bisa diamalkan.

Di kesempatan yang sama, Uki menyebut bahwa musik merupakan sesuatu yang haram dan bisa menjadi pembuka pintu maksiat. Ia bercerita kala itu ia ingin bersedekah dari uang hasil pekerjaannya di masa lalu, namun tidak bisa karena dianggap haram."Insya Allah itu juga akan menjadi keuntungan kalian di yaumul akhir, jadi saran saya pertimbangkan ilmunya supaya bisa ilmu itu bermanfaat bukan hanya di dunia tapi juga di akhirat," kata Uki.

"Terus kalau saya bilang dengan uang ini saya bisa sedekah banyak, tapi kita melakukan yang haram, enggak bisa," ujarnya.

"Jadi untuk dari segi musiknya. Karena ketika musik itu kalian enggak lakukan otomatis kalian tuh menutup pintu khamr, pintu rokok juga, terus bercampur dengan wanita. Jadi dengan menutupnya pintu musik dan industri musik, kalian itu menutup banyak hal yang sifatnya mudarat," ungkap Uki.

Pernyataan Uki pun rupanya bertolakbelakang dengan pendapat Rhoma Irama, Raja Dangdut yang terkenal dengan tagline Nada dan Dakwah itu. Apa kata Rhoma Irama? 

Harumkan Nama Bangsa, Avip Priatna Raih Penghargaan Emas dari Austria

Harumkan Nama Bangsa, Avip Priatna Raih Penghargaan Emas dari Austria

Harumkan Nama Bangsa, Avip Priatna Raih Penghargaan Emas dari Austria


Wanitaindonesia.coDi tengah berita bahagia prestasi atlet Indonesia di Olimpiade Tokyo 2021, kabar gembira juga datang dari dunia musik tanah air. Avip Priatna Mag.Art salah satu konduktor Paduan Suara dan Orkestra terkemuka di tanah air mendapatkan penghargaan tertinggi dari Pemerintah Republik Austria berupa Medali Emas The Decoration of Honour in Gold for Services to the Republic of Austria atau Order of Merit of the Austrian Republic (Ehrenzeichen für Verdienste um die Republik Österreich). 

Penghargaan ini diperoleh Avip, berkat kiprahnya yang aktif dalam membina kerjasama dan pertukaran budaya antara Indonesia dan Austria. Avip konsisten menyelenggarakan konser-konser musik di Indonesia bersama kelompok orkes dan paduan suara bimbingannya yang kerap mengangkat karya-karya klasik komponis Austria serta menjalin komunikasi yang erat antara Indonesia dan Austria melalui Kedutaan Besar Republik Austria di Jakarta. 

“Merupakan suatu kebanggaan bagi saya diberi kepercayaan oleh Pemerintah Republik Austria untuk menerima penghargaan ini, sebuah kejutan yang luar biasa. Ini menjadi pendorong semangat bagi saya untuk terus mengembangkan musik klasik dan paduan suara yang bisa dinikmati banyak orang, khususnya generasi muda agar lebih dekat musik simfoni, baik simfoni orkestra maupun simfoni lokal,” ungkap Avip, dikutip dari keterangan pers yang dikirim Bakti Budaya Djarum Foundation. 

“Semoga penghargaan ini dapat menginspirasi masyarakat Indonesia untuk turut serta mengharumkan nama bangsa dan negara kita di bidang keahliannya masing-masing, serta  dapat menjadi angin segar bagi bangsa Indonesia,” tambah Avip.

Pendiri Jakarta Concert Orchestra (JCO), Batavia Madrigal Singers (BMS), dan The Resonanz Children’s Choir (TRCC) ini juga membagikan informasi tentang penghargaan tersebut di akun Instagram pribadinya. Ia menilai penghargaan yang diperolehnya di masa pandemi COVID-19 ini terasa sangat spesial.

"Saya sangat bersyukur untuk pencapaian ini. Keluarga, teman, dan para sahabat juga telah banyak mendukung saya. Penghargaan ini juga saya persembahkan bagi mereka," tulisnya di akun Instagram @avipresonanz. 

Perjalanan membawa musik klasik lebih dekat ke telinga pencinta musik Indonesia tidaklah mudah bagi peraih gelar konduktor terbaik di 57 Certamen Internacional de Habaneras Polifoni Torrevieja, Spanyol dan 34th International May ChoirCompetition ‘Prof Georgi Dimitrof’ di Bulgaria, ini. Ia mengaku, kecintaannya pada musik klasik pun datang secara alami dari alunan piringan hitam yang diputar kedua orang tuanya saat ia masih kanakkanak.

Kecintaannya pada musik klasik ini mulai terasah saat ia menyelesaikan kuliah sarjananya di jurusan arsitektur, di Universitas Parahyangan (UNPAR), Bandung. Avip bergabung dengan paduan suara UNPAR. Sejak tahun 1990 mereka rajin mengadakan konser dan membawakan lagu-lagu klasik. Para penontonnya tentu para mahasiswa yang juga membawa serta teman lain atau keluarga mereka.

Tahun 2011, Avip mendirikan Jakarta Concert Orchestra yang menjadi jembatannya untuk memperkenalkan musik klasik ke telinga masyarakat Indonesia. Usahanya semakin menunjukkan hasil, selain berbagai prestasi yang diraih Jakarta Concert Orchestra, ia juga banyak berkolaborasi dengan musikus daerah untuk memainkan komposisi klasik Beethoven, Shubert, Bach, hingga Racnmaninoff. (wi) 

Bagaimana Prediksi Prestasi Indonesia di Olimpiade 2020 Dalam Kacamata Antropologi Biologis?

Bagaimana Prediksi Prestasi Indonesia di Olimpiade 2020 Dalam Kacamata Antropologi Biologis?

Bagaimana Prediksi Prestasi Indonesia di Olimpiade 2020 Dalam Kacamata Antropologi Biologis?


Wanitaindonesia.coPesta olahraga negara-negara se-Asia yang berlangsung di Jakarta dan Palembang sudah ditutup Minggu (2/9/2018) malam. Sejak Asian Games 2018 dibuka pada tanggal 18 Agustus 2018 dengan Opening Ceremony yang meriah dan membius, Indonesia dinilai berhasil dalam penyelenggaraan.


Keberhasilan Indonesia juga dipersembahkan oleh para atlet, yang meraih 31 medali emas. Ini adalah pertama kali dalam sejarah keikutsertaan Indonesia di Asian Games. Karena itu, yang kemudian membuat penasaran adalah, seperti apakah prospek prestasi atlet Indonesia ke depan, terutama ketika Olimpiade 2020 sudah menjelang.

Berikut ini gambaran prestasi atlet Indonesia lewat kacamata Antropologi Olahraga yang merupakan subdisiplin Antropologi Biologi yang dituliskan oleh Rusyad Adi Suriyanto dari laboratorium Bioantropologi dan Paleoantropologi, Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah mada Yogyakarta.

Antropologi olahraga merupakan subdisiplin dalam antropologi biologis. Satu upaya dalam pengumpulan data antropologi biologis adalah metode antropometris. Data antropometris dapat dipakai sebagai pertimbangan seseorang untuk memilih cabang olahraga yang tepat dengan badannya.

Memerhatikan perolehan medali, khususnya emas, bagi Indonesia, di Asian Games 18 sudah dapat terbaca ragam cabang olahraga yang menyumbangkan medali. Umumnya medali-medali itu diperoleh dari cabang-cabang olahraga yang memanfaatkan kemungilan tubuh kita.

Persebaran rasial negara peserta Asian Games XVIII 2018 adalah Kaukasoid (meliputi negara-negara Timur Tengah, Persia, Asia Tengah dan Asia Selatan), Mongoloid meliputi negara-negara Asia Tenggara, Asia Timur Daratan dan Kepulauan. Khusus Indonesia, tidak hanya Mongoloid, tetapi juga Australomelanesoid.

Secara garis besar negara-negara daratan Asia terpilah dalam dua populasi. Di bagian barat adalah Kaukasoid dan bagian timur adalah Mongoloid. Variasi populasinya masih terlihat relatif jelas. Populasi Kaukasoid Asia relatif berbeda dengan Eropa dan Afrika Utara. Populasi Kaukasoid di antara negara-negara belahan barat Asia juga memperlihatkan variasi badannya. Populasi Mongoloid di antara negara-negara belahan timur Asia juga memperlihatkan variasi badannya. Variasi badan itu sangat dipengaruhi genetika dan lingkungannya. Lingkungan itu terutama terkait dengan bentang alam, letak garis lintang dan aspek-aspek lain yang sifatnya abiotik.

Ragam manusia itulah yang berlomba menggapai prestasi olah raga tertinggi dalam Asian Games XVIII kali ini. Mereka semua adalah satu kesatuan spesies Homo sapiens, yang bervariasi dalam subspesiesnya. Mereka berbeda-beda namun tetap satu. Unity in diversity.
 Mongoloid Asia Tenggara adalah populasi yang relatif paling mungil badannya dibandingkan dengan populasi ras lainnya. Cabang olah raga itu meliputi kelompok olahraga bela diri (wushu, taekwondo, pencak silat dan karate), panjat dinding/ tebing, jetski, paralayang, downhill, angkat berat, dayung, tenis dan bulu tangkis).

Dominasi perolehan medali emas dari cabang-cabang olahraga bela diri untuk kontingen Indonesia menjadi begitu logis karena olahraga ini mempertandingkan keterampilan teknis individual dan kelompok dan berhadapan head to head berdasarkan kelas berat badan.

Demikian juga angkat berat yang berdasarkan kelas berat badan. Olahraga berdasarkan kecepatan dan ketangkasan juga masih bisa menyumbangkan emas, misalnya panjat dinding/ tebing.

Capaian prestasi kita  jadi minor di cabang olahraga yang mengunggulkan postur badan. Cabang olahraga itu antara lain sepak bola, basket, volley, renang, atletik dan lain-lain sejenisnya.  Di Asian Games XVIII, perolehan medali itu didominasi Tiongkok, Korea Selatan, dan Jepang.

Mengapa sesama populasi Mongoloid tiga negara itu bisa superior dibandingkan negara-negara populasi Mongoloid lain, bahkan negara-negara Kaukasoid belahan barat Asia?

Mereka adalah Mongoloid yang telah mendapatkan kemakmuran dan kesejahteraan dari kekayaan negaranya. Kondisi kesejahteraan (keterjaminan kualitas nutrisi, kesehatan dan fasilitas) dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan badannya.  Metode dan teknologi pelatihan keolahragaan mereka telah berkembang sangat bagus setara negara-negara Eropa dan Amerika Utara.

Rata-rata postur badan mereka makin mendekati postur badan Kaukasoid Eropa dan Amerika Utara, meski relatif sulit melampauinya karena populasi rasial membawa juga gen tinggi badan. Tiga negara itu, khususnya Cina dan Jepang, merupakan pesaing berat Eropa dan Amerika di kompetisi renang internasional, khususnya Olimpiade.

Renang adalah salah satu cabang olahraga yang menyediakan perebutan medali terbanyak. Dalam olahraga renang tidak ada kontak fisik langsung di antara atlet, mereka adu kecepatan di lintasan masing-masing. Untuk sepak bola dan bola basket, mereka masih belum mampu mengungguli Eropa dan Amerika, di mana kontak fisik niscaya terjadi di lapangan. Karena itu postur relatif penting untuk olahraga ini, maka postur badan tinggi dan tegap membantu persaingan perebutan bola dan penjagaan lawan.

Negara-negara populasi Negroid Afrika juga bersemangat untuk bersaing dengan cabang-cabang olahraga dengan postur badan dapat menunjang prestasi. Populasi Negroid juga masih mendapat perhatian khalayak untuk atletik, khususnya lari.

Apakah capaian prestasi Indonesia di Asian Games XVIII saat ini bisa meningkatkan capaian prestasi kita di Olimpiade 2020 di Tokyo yang akan datang? Tentu saja bisa!

Yang perlu jadi perhatian adalah apakah semua cabang olahraga yang menyumbangkan medali kita di Asian Games XVIII dipertandingkan dalam Olimpiade 2020? Pemangku kepentingan yang terkait cabang-cabang olahraga yang menyumbangkan medali, khususnya emas, yang dipertandingkan di Olimpiade harus mulai menyiapkan atletnya makin tekun berlatih. (wi)
5 Cabang Olahraga Baru di Olimpiade Tokyo 2020

5 Cabang Olahraga Baru di Olimpiade Tokyo 2020

5 Cabang Olahraga Baru di Olimpiade Tokyo 2020


Wanitaindonesia.coResmi dibuka pada 23 Juli 2021, Olimpiade Tokyo 2020 sudah memasuki hari ke-5. Namun ada beberapa cabang olahraga yang sudah memulai pertandingannya sebelum tanggal 23 Juli. Hingga saat ini Tim Indonesia sudah berhasil meraih 1 medali perunggu yang merupakan medali pertama dari cabang olahraga angkat besi yang diraih oleh atlet Windy Cantika Aisah, di kelas 49 kg dan 1 medali perak yang juga diraih dari cabang olahraga angkat besi yang diraih oleh atlet Eko Yuli Irawan di kelas 61 kg.

Setelah sempat ditunda pelaksanaanya hampir 1 tahun karena pandemi Covid-19, semangat Olimpiade tidak pudar dan para atlet tetap berambisi untuk menjadi juara. Olimpiade Tokyo 2020 ini diikuti oleh lebih dari 200 negara dan lebih dari 11 ribu atlet yang akan memperebutkan medali emas dari 46 cabang olahraga yang dipertandingkan. Selain cabor yang populer seperti sepak bola, bulu tangkis, renang, bola voli, tenis, dll, Olimpiade Tokyo 2020 mempertandingkan 5 cabang olahraga baru.
 
Penasaran cabang olahraga baru apa saja yang ikut di Olimpiade Tokyo 2020? Cek disini ya!

1. Skateboard

Olahraga skateboard resmi memulai laga perdananya di ajang Olimpiade pada Olimpiade Tokyo 2020. Skateboard merupakan permainan yang menjadi budaya jalanan anak muda. Dengan mempertandingkan skateboard, Komite Olimpiade Internasional berharap dapat menarik minta penggemar muda diseluruh dunia yang sudah membawa skateboard dari permainan jalanan ke ajang olahraga dunia. Di Jepang sendiri, skateboard sudah cukup populer namun masih tidak disarankan untuk dimainkan di beberapa taman yang ada.
 
Sekitar 80 atlet putra dan putri akan bersaing di dua nomor yang dipertandingkan dalam cabor skateboard ini, yaitu kategori street dan park. Untuk kategori street, para atlet akan dihadapkan dengan beberapa rintangan seperti rel, tangga, bangku hingga dinding. Sementara untuk kategori park, para atlet ditantang untuk melakukan trik-trik di udara dengan kecepatan. Hingga artikel ini diturunkan, Jepang mencatatkan sejarah lewat kemenangan pertama yang diraih oleh atletnya yang masih berusia 13 tahun, Nishiya Momiji pada final kategori women's street dengan catatan waktu 15,26.
 

2. Panjat Tebing

Pada dasarnya panjat tebing atau rock climbing adalah bagian dari mountaineering (kegiatan mendaki gunung, suatu petualangan ke tempat-tempat tinggi). Awalnya kegiatan panjat tebing mulai dikenal pertama kali di kawasan pegunungan Alpen pada sekitar tahun 1910. Di Indonesia sendiri, awal mula panjat tebing modern dimulai pada tahun 1976 yaitu ketika Harry Suliztiarto mulai berlatih memanjat di Citatah, Bandung dan diteruskan dengan mendirikan SKYGERS ''Amateur Rock Climbing Group'' bersama tiga orang rekannya, Heri HermanuDedy Hikmat dan Agus R. Saat ini Indonesia memiliki dua atlet panjat tebing andalan yaitu Aries Susanti Rahayu dan Alfian M. Fajri.
 
Namun sangat disayangkan untuk debut perdana cabor panjat tebing di Olimpiade, Indonesia belum berhasil mengirimkan wakilnya. Hal ini dikarenakan pada ajang pra-kualfikasi IFSC Combined Qualifier 2019 di Toulouse, Prancis yang diselenggarakan pada November lalu, Aries Susanti Rahayu dan Alfian M. Fajri gagal menembus enam besar yang merupakan syarat meraih tiket Olimpiade 2020. Untuk Olimpiade Tokyo 2020, akan ada tiga disiplin panjat tebing yang akan dipertandingkan yakni speed climbingbouldering climbing, dan lead climbing. Sebanyak 40 pemanjat akan bertanding di Olimpiade kali ini.
 

3. Baseball/Softball

Baseball merupakan permainan yang memanfaatkan kemampuan memukul bola dan berlari untuk mencapai home plate. Pelempar akan melepas bola menuju hitter (pemukul) ke arah atas tangan. Sedangkan dalam permainan softball, pelempar akan melambungkan bola ke arah pemukul dengan melempar ke bawah tangan. Baik baseball maupun softball sebenarnya bukanlah murni cabang olaharaga baru dalam ajang Olimpiade. Namun, olahraga ini belum pernah dipertandingkan lagi sejak Olimpiade Beijing 2008.
 
Pada Olimpiade London 2012, baseball dan softball mendapat mayoritas suara yang tidak memilih olahraga ini untuk dapat dipertandingkan di Olimpiade. Pada Olimpiade Tokyo 2020, akan ada enam tim yang bertanding dalam cabang olahraga ini. Dimana baseball akan dimainkan oleh atlet putra dan softball dimainkan oleh atlet putri. oleh wanita. Cabor baseball dan softball ini akan dipertandingkan di Stadion Azuma, Fukushima.
 

4. Selancar

Olahraga yang mengharuskan atletnya berhadapan dengan tajamnya ombak ini, akan memulai pertandingan pertamanya di ajang Olimpiade Tokyo 2020. Pertandingan cabor ini akan berlangsung di Pantai Tsurigasaki yang berjakarak 100 km dari Olympic Stadium. Dalam sesi pemanasan, atlet harus menguasai ombak sebanyak mungkin dalam 30 menit. Hanya akan ada 2 gelombang yang di hitung dengan skor tertinggi.Kriteria penilaian dilihat dari tingkat kesulitan, inovasi, kecepatan, kekuatan, dan aliran ombak.
 
Indonesia menurunkan 1 wakilnya di cabor selancar ini yaitu Rio Waida, atlet yang lahir di Prefektur Saitama, Jepang. Namun hingga artikel ini diturunkan Rio, yang juga menjadi salah satu pembawa bendera Indonesia saat pembukaan Olimpiade Tokyo 2020, belum berhasil masuk ke babak perempat final cabang surfing setelah dikalahkan peselancar tuan rumah, Kanoa Igarashi di Tsurigasaki Surfing Beach, Jepang, Senin (26/7). Rio juga mengaku kesulitan mendapatkan ombak karena angin kencang saat pertandingan tersebut.
 

5. Karate

Cabang olahraga bela diri yang berasal dari Okinawa, Jepang ini terinspirasi dari seni bela diri kenpo yang berasal dari Cina dan pertama kali diperkenalkan kepada warga Jepang pada tahun 1916 oleh Gichin Fukanosi. Karate juga berarti tangan kosong dengan kata lain, seni bela diri yang dilakukan dengan tangan kosong atau tanpa alat. Sebagai olahraga asli, tim Olimpiade Jepang sangat mengandalkan cabang olah raga ini untuk mendulang medali emas. Dalam Olimpiade Tokyo 2020, akan ada dua disiplin karate yang dipertandingkan yakni kata dan kumite.
 
Untuk atlet yang turun di kategori kata (yang berarti bentuk atau model), mereka akan dinilai berdasarkan gerakan ofensif dan defensif yang telah disepakati sebelumnya. Adapun kumite, adalah disiplin tempur dengan melihat kemampuan atlet yang saling berhadapan dalam pertarungan tiga menit. Tim Indonesia belum berhasil menurunkan atletnya untuk cabor karate, karena pada ajang Pra Kualifikasi Olimpiade yang digelar di Perancis, 11-13 Juni yang lalu, atlet-atlet Indonesia gagal untuk masuk rangking 3 besar.
 
Gencar Vaksinasi Covid-19, Animo Warga Kota Bambu Utara Cukup Baik

Gencar Vaksinasi Covid-19, Animo Warga Kota Bambu Utara Cukup Baik

Gencar Vaksinasi Covid-19, Animo Warga Kota Bambu Utara Cukup Baik
Foto: Istimewa


Wanitaindonesia.co - Program vaksinasi massal kian gencar dilakukan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukannya berbasis wilayah, dengan menyiapkan sentra vaksin Covid-19 hingga tingkat kelurahan.

Tentu tujuannya menjangkau lebih banyak warga yang divaksin, demi meningkatkan kekebalan komunitas (herd immunity). Serta sebagai upaya menghentikan bencana non alam, virus corona.

Lurah Kota Bambu Utara,Kecamatan Palmerah ,Jakarta Barat  Ina Ariyani terus mendorong warganya melakukan vaksinasi. Dengan melibatkan berbagai pihak, mulai lembaga musyawarah pada tingkat kelurahan (LMK) hingga tingkat RT/RW.

"Koordinasi dan kolaborasi dengan RT, RW, LMK, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan, kader dasa wisma (dawis) untuk mendorong warganya datang ke pos vaksin terdekat," kata Ina Ariyani melalui gawai, Kamis (29/7/2021).

Selain itu, membuat edaran kepada sasaran calon penerima vaksin agar mereka mengetahui bahwa belum disuntik vaksin. "Menginformasikan melalui mushola dan masjid agar warga tahu lokasi pos vaksin," tuturnya.

Sasaran kelomok vaksinasi Covid-19 di wilayah Kota Bambu Utara, Jakarta Barat telah mencapai 24.995 orang. Ssmentara belum disuntik vaksin 13.767 orang atau 55,08 persen.

"Tervaksin dosis 1 = 11.228 orang (44,92 persen), tervaksin dosis 2 =  3.011 orang," imbuhnya. 

Gencar Vaksinasi Covid-19, Animo Warga Kota Bambu Utara Cukup Baik


Menurutnya, warga di wilayahnya sangat antusias mengikuti vaksinasi. Meski presentasinya masih harus ditingkatkan. Sehingga target vaksinasi di DKI Jakarta dapat terpenuhi.

"Animo masyarakat mengikuti sudah cukup baik walaupun masih di bawah 50 persen. Setiap harinya ada penambahan warga yang sudah divaksin," tutur Ina Ariyani.

Untuk menambah target program vaskinasi, pihaknya telah menambah pos vaksin yang tersebar di beberapa wilayah. Seperti vaksin dinamis dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas dilakukan setiap hari, jam 08.00 sampai 12.00 WIB. 

"Pos Vaksin Merdeka dibuka tanggal 26 Juli - 17 Agustus 2021 dengan lokasi RW 07 dan RW 09. Pos vaksin yang sekarang berjalan ada 3," ujar Ina Ariyani .

Target vaksinasi di DKI Jakarta yang ditetapkan Presiden Joko Widodo yakni, 7,5 juta penduduk sampai akhir Agustus 2021. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan optimistis, vaksinasi di DKI Jakarta akan melampaui target itu.

Adapun vaksinasi Covid-19 di DKI Jakarta per hari ini, Selasa (27/7/2021), sudah mencapai 7,2 juta penduduk. Ia juga yakin Jakarta dapat memenuhi target dari presiden.

"Optimis dalam menjalankan tugas, agar terus termotivasi untuk mencapai target vaksinasi yang sudah ditetapkan," ucap Ina Ariyani.

Tak lupa, ia mengingatkan kepada masyarakat bahwa setelah melakukan vaksinasi jangan abai terhadap protokol kesehatan. Tetap menjalankan protokol kesehatan. Mencuci tangan, memakai masker dan menjauhi kerumunan.

Mengajak tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk selalu mengajak warga menjalankan prokes. Selalu mengajak RT, RW, LMK, FKDM dan kader dawis mengingatkan warga menjalankan prokes.

"Melaksanakan tertib masker di setiap wilayah, menghimbau pelaksanaan prokes melalui Mushola dan Masjid. Menempatkan tempat-tempat cuci tangan di pos RW, masjid/mushola dan disetiap RT," tandasnya. (*)

Bantu RS, Rumah Oksigen Gotong Royong Akan Segera Beroperasi

Bantu RS, Rumah Oksigen Gotong Royong Akan Segera Beroperasi

Bantu RS, Rumah Oksigen Gotong Royong Akan Segera Beroperasi

Wanitaindonesia.coPenuhnya rumah sakit karena kasus COVID-19 yang tinggi mengakibatkan tingkat kematian yang tinggi pula, karena banyak pasien tak lagi bisa ditangani di rumah sakit. Ditambah lagi, ketersediaan tabung oksigen juga menipis. 

Menjawab tantangan tersebut, GoTo bekerja sama dengan Kamar Dagang Indonesia (Kadin), PT Aneka Gas Industri, PT Master Steel, Tripatra Engineering, dan Halodoc, meluncurkan inisiatif dengan membangun fasilitas kesehatan untuk merawat pasien bergejala ringan dan sedang.

“Supaya semua pasien yang memerlukan oksigen bisa ditampung di sini dan rumah sakit bisa digunakan untuk pasien-pasien yang memerlukan tambahan medical support. Mudah-mudahan dengan begini kita semua bisa gotong royong, swasta, pemerintah, semua, agar memerangi perang pandemi ini lebih baik lagi,” ungkap Andre Soelistyo, CEO GoTo. 
 
Dibangun di area Pulo Gadung, Jakarta Timur, fasilitas yang diberi nama Rumah Oksigen Gotong Royong tersebut dilengkapi dengan peralatan suplai oksigen dan tempat tidur perawatan bagi pasien COVID-19. Fasilitas kesehatan semipermanen itu didirikan dekat pabrik oksigen milik PT Aneka Gas Industri (Samator Group) dan direncanakan memiliki 500 tempat tidur. Masing-masing tempat tidur akan memilki akses ke oksigen, yang disuplai langsung melalui pipa dari pabrik oksigen, yaitu Samator. Dengan begitu, suplai oksigen bisa selalu tersedia.
 
Selain pipa oksigen, setiap satu instalasi medis memiliki alat kesehatan, listrik, AC, dan toilet. Pasien akan mendapatkan obat dan oksigen sesuai gejala yang dialaminya. Publik nantinya bisa mengecek ketersediaan tempat dan memesan tempat melalui aplikasi Halodoc. Selain distribusi obat-obatan untuk pasien COVID-19 yang tengah isoman melalui layanan telemedicine seperti Halodoc. 
 
Presiden Joko Widodo yang telah meninjau fasilitas ini secara langsung sangat mengapresiasi inisiatif tersebut, karena bisa membantu mengurangi tekanan pada rumah sakit, terutama di beberapa provinsi yang memiliki tingkat keterisian tempat tidur cukup tinggi. Ia juga berharap inisiatif serupa bisa dilakukan juga di daerah lain. “Kita harapkan fasilitas ini segera bisa dioperasikan dan dimanfaatkan oleh rakyat,” ungkap Jokowi, yang berharap rumah oksigen tersebut dapat dibuka awal Agustus nanti.

Ketua Umum Kadin, Arsjad Rasjid, juga menyambut baik inisiatif pembangunan rumah oksigen pertama yang merupakan upaya gotong royong dari kalangan pengusaha. Sependapat dengan Jokowi, ia berharap, inisiatif serupa bisa diwujudkan juga di kota-kota lain, terutama yang membutuhkan tambahan fasilitas kesehatan untuk penanganan COVID-19.

“Kami mengharapkan semua pengusaha -- yang saya katakan adalah pejuang, karena ini adalah perang melawan pandemi -- bisa bersama-sama, bekerja sama, bergotong royong untuk memenangkan perang melawan pandemi,” ujarnya.

Sebelumnya pemerintah juga sudah menetapkan tiga rumah sakit di wilayah DKI Jakarta sebagai rumah sakit rujukan COVID-19 yaitu RSUP Fatmawati, RSPI Sulianti Saroso, dan RSUP Persahabatan. (wi)

Rest in Love, Bapak Yudha Kartohadiprodjo

Rest in Love, Bapak Yudha Kartohadiprodjo

Rest in Love, Bapak Yudha Kartohadiprodjo

Wanitaindonesia.co - Kabar duka datang dari keluarga CEO of PT Prana Dinamika Sejahtera (PRANA Group) yang menaungi Femina, GADIS, Ayahbunda, dan Parenting Indonesia, pada Minggu, 25 Juli 2021 Bapak Yudhanta (Yudha) Kartohadiprodjo, , dikarenakan sakit jantung. 

Di hari ke tiga ini, setelah kepergian Pak Yudha. Cuaca bersahabat mengiringi pagi saat keluarga dan para sahabat melepas kepergian beliau dari Rumah Duka Grand Heaven. Pluit, menuju lokasi pemakaman di Wisma STA, Tugu, Puncak. 

Ibadah pelepasan pagi tadi membuka kembali memori indah kami bersama Pak Yudha. Masih teringat perhatian dan cara beliau mengayomi kami dan selalu ada untuk kami. “Just call me!" Kalimat singkat pembawa damai, menunjukkan kesiapannya mengulurkan bantuan atau dukungan, kapan pun, bagi kami yang bekerja bersama beliau.

Tak hanya sebagai pemimpin hebat dan mengayomi bagi kami semua, sosok Pak Yudha juga sangat dicintai oleh keluarganya. “Papa adalah ayah yang hebat. Papa mengajarkan saya banyak hal. Mengajarkan saya untuk bersikap baik kepada adik saya dan semua orang. Dan bersikap sopan. Papa mengajarkan saya untuk merawat tanaman dan hewan peliharaan saya karena hidup itu sangat berharga,” bisik Ayanna Kartohadiprodjo (8), lsang buah hati saat ibadah pelepasan pagi tadi. 

Bagi putra kecilnya, Harianto Kartohadiprodjo (6), sang ayah adalah ayah terbaik yang pernah ia miliki. Tidak ada yang bisa menggantikannya. Dan ia sangat mencintainya. Semua orang mencintai ayah mereka.

Dalam surat perpisahan yang sangat indah dan menyentuh hati, istri tercintanya, Ranita Angkosubroto menuliskan, “Saya bersyukur kepada Tuhan yang memberikan semua waktu ini bersamamu, selama 14-15 tahun ini. Beristirahatlah dengan damai. Saya sangat mencintaimu. Sampai maut memisahkan kita.”

Sepenggal kalimat dari para sahabat, menggambarkan sosok pria kelahiran Jakarta, 29 September 1975 ini sebagai the glue who makes us together. Ini benar adanya. Perekat bagi teman-temannya, orang-orang yang ada di sekitarnya.

Kehangatan dan kedekatan Bapak Yudha dengan teman, saudara, keluarga, hingga karyawan di perusahaannya itu sangat terasa dan terlihat pada suasana prosesi pemakaman yang dilangsungkan di Wisma STA, Tugu, Puncak, yang dihadiri oleh keluarga dekat KartohadiprodjoAlisjahbana, dan Angkosubroto. Upacara pemakaman yang berlangsung tertutup ini juga menerapkan protokol kesehatan ketat.

Menuju tempat peristirahatannya yang terakhir, di area pemakaman asri tempat peristirahatan terakhir tokoh Pujangga Baru Sutan Takdir Alisjahbana (STA), kakek beliau, Pak Yudha ditemani keluarga terkasih. Ratusan bunga berwarna putih dari kerabat, sahabat, dan mitra bisnis mengiringi kepergiannya menuju tempat yang paling indah. Tak ketinggalan iringan doa dan ucapan perpisahan dari ratusan orang yang tergabung dalam zoom prosesi pemakaman. 

Kalimat perpisahan dari ibunda, ibu Mirta Kartohadiprodjo, Pendiri Femina dan Ayahbunda, Founder Prana Group, menguatkan hati semua orang. “Selamat jalan anakku, selamat jalan. Engkau telah melakukan yang terbaik untuk dunia ini. Selamat jalan, my son."

Selamat jalan pemimpin, teman sekaligus ayah kami, bapak Yudha Kartohadiprodjo. 
Rest in Love...(wi)