Drama Mahkota Mrs Sri Lanka Dicopot, Mrs World Ditahan Polisi

Drama Mahkota Mrs Sri Lanka Dicopot, Mrs World Ditahan Polisi

Wanitaindonesia.co - Drama pembebasan menuntut kekuasaan Mrs Sri Lanka warnanya belum selesai. Atas peristiwa itu, Mrs World 2020 Caroline Jurie wajib berhubungan dengan pihak berhak.

Caroline Jurie yang pula juara Mrs Sri Lanka 2019 ditahan kepolisian Sri Lanka sehabis mencopot kekuasaan dari kepala Pushpika De Silva di formalitas kemenangan, akhir minggu lalu. Model Chula Padmendra ikut ditahan.

Drama Mahkota Mrs Sri Lanka Dicopot, Mrs World Ditahan Polisi


" Polisi menahan Caroline Jurie dan model Chula Padmendra terkait kejadian Minggu malam atas permasalahan pidana dan kekerasan enteng," tutur jubir polisi Ajith Rohana pada BBC, Kamis( 8/ 4/ 2021).

Melalui unggahan di Facebook, Pushpika De Silva menguak ia wajib menempuh pemeliharaan di rumah sakit sebab hadapi luka kepala, dampak pembebasan kekuasaan. Ia juga bernazar mengutip aksi hukum atas peristiwa yang telah melumangkan namanya itu.

Informasinya, polisi sudah memanggil ketua eksekutor Mrs Sri Lanka Chandimal Jayasinghe. Tadinya, Jayasinghe memohon maaf terkait kejadian itu.

" Kita sangat kecewa dan aksi Caroline Jurie di atas pentas sangat tidak baik. Organisasi Mrs World sudah melaksanakan analitis kepada permasalahan ini," tutur Jayasinghe.

Pada Minggu( 4/ 4/ 2021), hakim Mrs World dan Mrs Sri Lanka World memutuskan Pushpika De Silva selaku juara festival kecantikan spesial perempuan yang telah menikah itu.

Sedetik sehabis Pushpika De Silva dimahkotai, Caroline Jurie melaporkan hasil itu tidak legal sebab baginya Pushpika telah berpisah. Lalu, Caroline mencopot menuntut kekuasaan dari kepala Pushpika dan memindahkannya ke runner- up awal.

Melacak memiliki melacak, Pushpika De Silva dikenal tidak berpisah tetapi cuma hidup terpisah dari suaminya. Kekuasaan Mrs Sri Lanka juga kembali ke kepalanya.


Load comments