Pandemi COVID-19 Membuat Hubungan Pertemanan Merenggang?
Gaya HidupWanitaindonesia.co - 6 bulan sehabis beberapa besar dunia meresmikan pemisahan jarak, warga wajib menciptakan metode terkini untuk senantiasa tersambung dengan sahabat, dan dampak waktu panjangnya terkini mulai nampak belum lama ini.
Untuk mengenali gimana pandemi COVID- 19 dan permasalahan garis besar yang terjalin sudah mempengaruhi perkawanan, Snap Inc, suatu industri aplikasi kamera, mengadakan riset garis besar mengenai perkawanan yang mengaitkan 7 simpati ahli perkawanan dari semua dunia untuk berkontribusi pada informasi hasil tanya jawab 30. 000 orang di 16 negara.
Di Indonesia, survey dicoba pada lebih dari 2. 500 responden. Hasilnya menarik! Pada umumnya orang Indonesia nyatanya memiliki satu hingga 3 kawan dan kebanyakan berkata kalau mereka berbicara sebagian kali dalam sepekan ataupun lebih( 80%). Kalangan milenial dikala ini pula mempunyai bundaran perkawanan dekat yang akrab( 76%).
Tetapi, COVID- 19 dikira sudah membuat kesepian untuk beberapa orang. Angkanya apalagi bertambah nyaris 2 kali bekuk( 42%) lebih besar dari saat sebelum COVID- 19 yang cuma dekat 18%. Tidak bisa berjumpa sahabat jadi alibi terbanyak( 51%) kenapa mereka merasa kesepian.
Walaupun sedemikian itu, nyaris separuh dari responden( 57%) berkata kalau COVID- 19 tidak pengaruhi pertemanan mereka. Cuma 29% yang merasa kalau jarak raga sudah melemahkan ikatan mereka dengan sahabatnya. COVID- 19 membuat mereka tidak lagi merasa dekat dengan sahabatnya. Nyaris separuh dari mereka( 51%) sepakat kalau perasaan jauh dari sahabat itu sebab mereka tidak dapat menghabiskan durasi dengan cara langsung.
Dwi Noverini Djenar, seseorang guru besar, berkata kalau seperti mayoritas orang lain di luar situ, orang Indonesia merasa sedih sebab tidak bisa berjumpa keluarga dan sahabat sepanjang lockdown. Menelepon dan mengirim catatan juga jadi sangat berarti dalam menolong mereka melindungi ikatan perkawanan.
Kebanyakan orang berterus terang memakai komunikasi komunikasi digital untuk tersambung di masa pandemi ini. Sebesar 72% responden memilah memakai saluran online untuk berbicara. Dan 78% berkata komunikasi digital sudah menolong menjaga ikatan perkawanan, berapapun umur mereka. Yang menarik, komunikasi melalui digital ini malah membuat obrolan yang terjalin jadi lebih dalam( 49%), tidak cuma berpusat pada poin di tingkatan dataran.
“ Physical distancing sesungguhnya tidak sangat mempengaruhi pada ikatan penuh emosi pertemanan yang
akrab, namun membolehkan pertemanan jadi terus menjadi akrab dan dekat. Pertemanan jarak jauh senantiasa akrab sebab kerap kontak dengan memakai media sosial paling utama film call- yang menolong memudarkan batas raga. Walaupun sebagian perkawanan jarak jauh berganti jadi perkawanan yang
kelu, keakraban akan kembali timbul dikala mereka berjumpa lagi,” kata Nur Hafeeza Ahmad Pazil, seseorang guru besar yang turut ikut serta dalam pembuatan informasi ini.
Berita bagusnya, pandemi yang menimbulkan orang wajib di rumah saja dalam durasi yang lumayan lama, malah membuat orang betul- betul mau menjangkau dan bertamu banyak orang yang mereka sayangi. Lebih dari separuh responden Indonesia( 53%) berkata kalau perkawanan mereka lebih berarti untuk mereka sekarang dan nyaris separuh dari mereka terencana menjangkau sahabat yang telah lama
tidak dibawa ucapan( 48%).
Tahun lalu, Friendship Report yang dicoba oleh Snap Inc. menciptakan kalau perkawanan, paling utama semenjak masa kanak kanak, berakibat besar pada keceriaan dan keselamatan. Jadi, sangat mencengangkan memandang tahun ini, 79% orang Indonesia sudah kehabisan kontak dengan sahabat dekatnya, tetapi yang melegakan kalau 56% senantiasa mau membuat kembali ikatan mereka.
Gimana kita menciptakan jalur untuk kembali ke sahabat dekat? Lebih dari 2 pertiga orang( 77%) lebih senang tersambung kembali dengan cara digital, dan cuma sedikit orang yang tidak ketahui metode tersambung kembali memakai komunikasi digital( 17%).
Dikala berkaitan dengan sahabat di dunia digital, hal no satu yang mau dikirim orang pada sahabat mereka merupakan gambar kebersamaan mereka( 47%). Kedua, gambar yang menegaskan mereka pada ingatan bersama( 53%). Dan ketiga, lawak berbentuk meme ataupun GIF lucu( 40%).
Menjalakan ikatan perkawanan tidak selalu gampang untuk tiap orang. Tidak sedikit dari kita jadi kesusahan untuk melindungi ikatan perkawanan terlebih kala jarak merelaikan. Mencermati, berikan atensi, dan bertanggung jawab merupakan keahlian berarti dalam menjalakan pertemanan. (tas)

