Bantu RS, Rumah Oksigen Gotong Royong Akan Segera Beroperasi
Warta
Wanitaindonesia.co - Penuhnya rumah sakit karena kasus COVID-19 yang tinggi mengakibatkan tingkat kematian yang tinggi pula, karena banyak pasien tak lagi bisa ditangani di rumah sakit. Ditambah lagi, ketersediaan tabung oksigen juga menipis.
Menjawab tantangan tersebut, GoTo bekerja sama dengan Kamar Dagang Indonesia (Kadin), PT Aneka Gas Industri, PT Master Steel, Tripatra Engineering, dan Halodoc, meluncurkan inisiatif dengan membangun fasilitas kesehatan untuk merawat pasien bergejala ringan dan sedang.
“Supaya semua pasien yang memerlukan oksigen bisa ditampung di sini dan rumah sakit bisa digunakan untuk pasien-pasien yang memerlukan tambahan medical support. Mudah-mudahan dengan begini kita semua bisa gotong royong, swasta, pemerintah, semua, agar memerangi perang pandemi ini lebih baik lagi,” ungkap Andre Soelistyo, CEO GoTo.
Dibangun di area Pulo Gadung, Jakarta Timur, fasilitas yang diberi nama Rumah Oksigen Gotong Royong tersebut dilengkapi dengan peralatan suplai oksigen dan tempat tidur perawatan bagi pasien COVID-19. Fasilitas kesehatan semipermanen itu didirikan dekat pabrik oksigen milik PT Aneka Gas Industri (Samator Group) dan direncanakan memiliki 500 tempat tidur. Masing-masing tempat tidur akan memilki akses ke oksigen, yang disuplai langsung melalui pipa dari pabrik oksigen, yaitu Samator. Dengan begitu, suplai oksigen bisa selalu tersedia.
Selain pipa oksigen, setiap satu instalasi medis memiliki alat kesehatan, listrik, AC, dan toilet. Pasien akan mendapatkan obat dan oksigen sesuai gejala yang dialaminya. Publik nantinya bisa mengecek ketersediaan tempat dan memesan tempat melalui aplikasi Halodoc. Selain distribusi obat-obatan untuk pasien COVID-19 yang tengah isoman melalui layanan telemedicine seperti Halodoc.
Presiden Joko Widodo yang telah meninjau fasilitas ini secara langsung sangat mengapresiasi inisiatif tersebut, karena bisa membantu mengurangi tekanan pada rumah sakit, terutama di beberapa provinsi yang memiliki tingkat keterisian tempat tidur cukup tinggi. Ia juga berharap inisiatif serupa bisa dilakukan juga di daerah lain. “Kita harapkan fasilitas ini segera bisa dioperasikan dan dimanfaatkan oleh rakyat,” ungkap Jokowi, yang berharap rumah oksigen tersebut dapat dibuka awal Agustus nanti.
Ketua Umum Kadin, Arsjad Rasjid, juga menyambut baik inisiatif pembangunan rumah oksigen pertama yang merupakan upaya gotong royong dari kalangan pengusaha. Sependapat dengan Jokowi, ia berharap, inisiatif serupa bisa diwujudkan juga di kota-kota lain, terutama yang membutuhkan tambahan fasilitas kesehatan untuk penanganan COVID-19.
“Kami mengharapkan semua pengusaha -- yang saya katakan adalah pejuang, karena ini adalah perang melawan pandemi -- bisa bersama-sama, bekerja sama, bergotong royong untuk memenangkan perang melawan pandemi,” ujarnya.
Sebelumnya pemerintah juga sudah menetapkan tiga rumah sakit di wilayah DKI Jakarta sebagai rumah sakit rujukan COVID-19 yaitu RSUP Fatmawati, RSPI Sulianti Saroso, dan RSUP Persahabatan. (wi)
