5 Cabang Olahraga Baru di Olimpiade Tokyo 2020
Headline Warta
Wanitaindonesia.co - Resmi dibuka pada 23 Juli 2021, Olimpiade Tokyo 2020 sudah memasuki hari ke-5. Namun ada beberapa cabang olahraga yang sudah memulai pertandingannya sebelum tanggal 23 Juli. Hingga saat ini Tim Indonesia sudah berhasil meraih 1 medali perunggu yang merupakan medali pertama dari cabang olahraga angkat besi yang diraih oleh atlet Windy Cantika Aisah, di kelas 49 kg dan 1 medali perak yang juga diraih dari cabang olahraga angkat besi yang diraih oleh atlet Eko Yuli Irawan di kelas 61 kg.
Setelah sempat ditunda pelaksanaanya hampir 1 tahun karena pandemi Covid-19, semangat Olimpiade tidak pudar dan para atlet tetap berambisi untuk menjadi juara. Olimpiade Tokyo 2020 ini diikuti oleh lebih dari 200 negara dan lebih dari 11 ribu atlet yang akan memperebutkan medali emas dari 46 cabang olahraga yang dipertandingkan. Selain cabor yang populer seperti sepak bola, bulu tangkis, renang, bola voli, tenis, dll, Olimpiade Tokyo 2020 mempertandingkan 5 cabang olahraga baru.
Penasaran cabang olahraga baru apa saja yang ikut di Olimpiade Tokyo 2020? Cek disini ya!
Penasaran cabang olahraga baru apa saja yang ikut di Olimpiade Tokyo 2020? Cek disini ya!
1. Skateboard
Olahraga skateboard resmi memulai laga perdananya di ajang Olimpiade pada Olimpiade Tokyo 2020. Skateboard merupakan permainan yang menjadi budaya jalanan anak muda. Dengan mempertandingkan skateboard, Komite Olimpiade Internasional berharap dapat menarik minta penggemar muda diseluruh dunia yang sudah membawa skateboard dari permainan jalanan ke ajang olahraga dunia. Di Jepang sendiri, skateboard sudah cukup populer namun masih tidak disarankan untuk dimainkan di beberapa taman yang ada.
Sekitar 80 atlet putra dan putri akan bersaing di dua nomor yang dipertandingkan dalam cabor skateboard ini, yaitu kategori street dan park. Untuk kategori street, para atlet akan dihadapkan dengan beberapa rintangan seperti rel, tangga, bangku hingga dinding. Sementara untuk kategori park, para atlet ditantang untuk melakukan trik-trik di udara dengan kecepatan. Hingga artikel ini diturunkan, Jepang mencatatkan sejarah lewat kemenangan pertama yang diraih oleh atletnya yang masih berusia 13 tahun, Nishiya Momiji pada final kategori women's street dengan catatan waktu 15,26.
Sekitar 80 atlet putra dan putri akan bersaing di dua nomor yang dipertandingkan dalam cabor skateboard ini, yaitu kategori street dan park. Untuk kategori street, para atlet akan dihadapkan dengan beberapa rintangan seperti rel, tangga, bangku hingga dinding. Sementara untuk kategori park, para atlet ditantang untuk melakukan trik-trik di udara dengan kecepatan. Hingga artikel ini diturunkan, Jepang mencatatkan sejarah lewat kemenangan pertama yang diraih oleh atletnya yang masih berusia 13 tahun, Nishiya Momiji pada final kategori women's street dengan catatan waktu 15,26.
2. Panjat Tebing
Pada dasarnya panjat tebing atau rock climbing adalah bagian dari mountaineering (kegiatan mendaki gunung, suatu petualangan ke tempat-tempat tinggi). Awalnya kegiatan panjat tebing mulai dikenal pertama kali di kawasan pegunungan Alpen pada sekitar tahun 1910. Di Indonesia sendiri, awal mula panjat tebing modern dimulai pada tahun 1976 yaitu ketika Harry Suliztiarto mulai berlatih memanjat di Citatah, Bandung dan diteruskan dengan mendirikan SKYGERS ''Amateur Rock Climbing Group'' bersama tiga orang rekannya, Heri Hermanu, Dedy Hikmat dan Agus R. Saat ini Indonesia memiliki dua atlet panjat tebing andalan yaitu Aries Susanti Rahayu dan Alfian M. Fajri.
Namun sangat disayangkan untuk debut perdana cabor panjat tebing di Olimpiade, Indonesia belum berhasil mengirimkan wakilnya. Hal ini dikarenakan pada ajang pra-kualfikasi IFSC Combined Qualifier 2019 di Toulouse, Prancis yang diselenggarakan pada November lalu, Aries Susanti Rahayu dan Alfian M. Fajri gagal menembus enam besar yang merupakan syarat meraih tiket Olimpiade 2020. Untuk Olimpiade Tokyo 2020, akan ada tiga disiplin panjat tebing yang akan dipertandingkan yakni speed climbing, bouldering climbing, dan lead climbing. Sebanyak 40 pemanjat akan bertanding di Olimpiade kali ini.
Namun sangat disayangkan untuk debut perdana cabor panjat tebing di Olimpiade, Indonesia belum berhasil mengirimkan wakilnya. Hal ini dikarenakan pada ajang pra-kualfikasi IFSC Combined Qualifier 2019 di Toulouse, Prancis yang diselenggarakan pada November lalu, Aries Susanti Rahayu dan Alfian M. Fajri gagal menembus enam besar yang merupakan syarat meraih tiket Olimpiade 2020. Untuk Olimpiade Tokyo 2020, akan ada tiga disiplin panjat tebing yang akan dipertandingkan yakni speed climbing, bouldering climbing, dan lead climbing. Sebanyak 40 pemanjat akan bertanding di Olimpiade kali ini.
3. Baseball/Softball
Baseball merupakan permainan yang memanfaatkan kemampuan memukul bola dan berlari untuk mencapai home plate. Pelempar akan melepas bola menuju hitter (pemukul) ke arah atas tangan. Sedangkan dalam permainan softball, pelempar akan melambungkan bola ke arah pemukul dengan melempar ke bawah tangan. Baik baseball maupun softball sebenarnya bukanlah murni cabang olaharaga baru dalam ajang Olimpiade. Namun, olahraga ini belum pernah dipertandingkan lagi sejak Olimpiade Beijing 2008.
Pada Olimpiade London 2012, baseball dan softball mendapat mayoritas suara yang tidak memilih olahraga ini untuk dapat dipertandingkan di Olimpiade. Pada Olimpiade Tokyo 2020, akan ada enam tim yang bertanding dalam cabang olahraga ini. Dimana baseball akan dimainkan oleh atlet putra dan softball dimainkan oleh atlet putri. oleh wanita. Cabor baseball dan softball ini akan dipertandingkan di Stadion Azuma, Fukushima.
Pada Olimpiade London 2012, baseball dan softball mendapat mayoritas suara yang tidak memilih olahraga ini untuk dapat dipertandingkan di Olimpiade. Pada Olimpiade Tokyo 2020, akan ada enam tim yang bertanding dalam cabang olahraga ini. Dimana baseball akan dimainkan oleh atlet putra dan softball dimainkan oleh atlet putri. oleh wanita. Cabor baseball dan softball ini akan dipertandingkan di Stadion Azuma, Fukushima.
4. Selancar
Olahraga yang mengharuskan atletnya berhadapan dengan tajamnya ombak ini, akan memulai pertandingan pertamanya di ajang Olimpiade Tokyo 2020. Pertandingan cabor ini akan berlangsung di Pantai Tsurigasaki yang berjakarak 100 km dari Olympic Stadium. Dalam sesi pemanasan, atlet harus menguasai ombak sebanyak mungkin dalam 30 menit. Hanya akan ada 2 gelombang yang di hitung dengan skor tertinggi.Kriteria penilaian dilihat dari tingkat kesulitan, inovasi, kecepatan, kekuatan, dan aliran ombak.
Indonesia menurunkan 1 wakilnya di cabor selancar ini yaitu Rio Waida, atlet yang lahir di Prefektur Saitama, Jepang. Namun hingga artikel ini diturunkan Rio, yang juga menjadi salah satu pembawa bendera Indonesia saat pembukaan Olimpiade Tokyo 2020, belum berhasil masuk ke babak perempat final cabang surfing setelah dikalahkan peselancar tuan rumah, Kanoa Igarashi di Tsurigasaki Surfing Beach, Jepang, Senin (26/7). Rio juga mengaku kesulitan mendapatkan ombak karena angin kencang saat pertandingan tersebut.
Indonesia menurunkan 1 wakilnya di cabor selancar ini yaitu Rio Waida, atlet yang lahir di Prefektur Saitama, Jepang. Namun hingga artikel ini diturunkan Rio, yang juga menjadi salah satu pembawa bendera Indonesia saat pembukaan Olimpiade Tokyo 2020, belum berhasil masuk ke babak perempat final cabang surfing setelah dikalahkan peselancar tuan rumah, Kanoa Igarashi di Tsurigasaki Surfing Beach, Jepang, Senin (26/7). Rio juga mengaku kesulitan mendapatkan ombak karena angin kencang saat pertandingan tersebut.
5. Karate
Cabang olahraga bela diri yang berasal dari Okinawa, Jepang ini terinspirasi dari seni bela diri kenpo yang berasal dari Cina dan pertama kali diperkenalkan kepada warga Jepang pada tahun 1916 oleh Gichin Fukanosi. Karate juga berarti tangan kosong dengan kata lain, seni bela diri yang dilakukan dengan tangan kosong atau tanpa alat. Sebagai olahraga asli, tim Olimpiade Jepang sangat mengandalkan cabang olah raga ini untuk mendulang medali emas. Dalam Olimpiade Tokyo 2020, akan ada dua disiplin karate yang dipertandingkan yakni kata dan kumite.
Untuk atlet yang turun di kategori kata (yang berarti bentuk atau model), mereka akan dinilai berdasarkan gerakan ofensif dan defensif yang telah disepakati sebelumnya. Adapun kumite, adalah disiplin tempur dengan melihat kemampuan atlet yang saling berhadapan dalam pertarungan tiga menit. Tim Indonesia belum berhasil menurunkan atletnya untuk cabor karate, karena pada ajang Pra Kualifikasi Olimpiade yang digelar di Perancis, 11-13 Juni yang lalu, atlet-atlet Indonesia gagal untuk masuk rangking 3 besar.
Untuk atlet yang turun di kategori kata (yang berarti bentuk atau model), mereka akan dinilai berdasarkan gerakan ofensif dan defensif yang telah disepakati sebelumnya. Adapun kumite, adalah disiplin tempur dengan melihat kemampuan atlet yang saling berhadapan dalam pertarungan tiga menit. Tim Indonesia belum berhasil menurunkan atletnya untuk cabor karate, karena pada ajang Pra Kualifikasi Olimpiade yang digelar di Perancis, 11-13 Juni yang lalu, atlet-atlet Indonesia gagal untuk masuk rangking 3 besar.
